Jenderal Bintang 3 TNI Minta Pemkot Magelang Angkat Kaki, Masalahnya Sangat Serius


Satuindo ~ Baru-baru ini, Akademi TNI dan Pemerintah Kota Magelang tengah menjadi sorotan. Hal ini lantaran Akademi TNI/Mako Akabri mendesak Pemerintah Kota Magelang untuk mengembalikan aset mereka.

Komandan Jenderal Akademi TNI Letnan Jenderal TNI (Mar) Bambang Suswantono mengungkapkan jika Mako Akabri yang saat ini dijadikan kantor Pemkot Magelang tersebut dibangun pada tahun 1982 dan selesai tahun 1985. Hal tersebut ia sampaikan kepada pers saat menghadiri penutupan dan wisuda sarjana taruna Akmil tingkat IV Tahun Pendidikan 2019/2020 di Lapangan Pancasila kompleks Akademi Militer (Akmil) Magelang.

Berikut ulasan lengkapnya.

Asal Mula Mako Akabri jadi Kantor Pemkot Magelang
Bersamaan dengan selesainya pembangunan Mako Akabri tersebut, katanya Panglima TNI kala itu memiliki perintah baru bahwa Mako Akabri tidak jadi di Magelang tetapi di Jakarta. Karena hal tersebut, gedung baru pun tidak ditempati sebagai Mako Akabri.

Jenderal Bambang mengatakan kemungkinan karena administrasi kala itu belum begitu bagus. Mendagri lantas memerintahkan Wali Kota Magelang untuk menggunakan Mako Akabri sebagai kantor Wali Kota.

"Perlu diingat bahwa dalam perintah menggunakan itu tidak ada berita acara yang melibatkan Mako Akabri selaku pemilik tanah yang sah," terangnya.

Tahun 2011 BPK Temukan Aset Negara
Kemudian di tahun 2011, BPK menemukan barang milik negara dalam hal ini Mako Akabri tanah seluas 4000 meter persegi digunakan orang lain. Maka, pertanggungjawaban harus dilakukan.

"Bahkan tim Akademi TNI tahun 2012 mewawancarai pelaku utama, yakni mantan Wali Kota Magelang Bagus Pinuntun dan membuat pernyataan bahwa beliau diperintah menteri untuk menggunakan Mako Akabri sebagai kantor wali kota. Di berita acara tidak ada sertifikat pindah tangan, tetap milik kita sampai sekarang," ujarnya.

9 Kali Pihak Akademi TNI Bertemu Pemkot Magelang
Jenderal Bambang juga mengungkapkan bahwa dalam kurun waktu 2001 hingga sekarang, telah dilakukan pertemuan antara pihak Akademi TNI dengan Pemkot Magelang sebanyak sembilan kali. Tetapi, pertemuan tidak pernah membuahkan hasil.

"Saya sebagai Danjen Akademi TNI tidak punya kantor di Magelang ini, wajar saya menanyakan aset tersebut. Ironis aset itu milik Akademi TNI, kita tidak bisa menempati dan saya kalau ke sini numpang di Akmil," jelasnya.

Diperlukan Dana Rp200 Miliar untuk Pembelian Lahan Pengganti
Ia mengatakan jika kemarin telah dihitung bersama Kementerian Keuangan dan Bappenas bahwa diperlukan dana sebesar Rp200 miliar untuk pembelian lahan pengganti dan hal tersebut tak mungkin dilakukan. Mengingat kondisi sedang seperti ini.

"Opsi terakhir harus mengalah, Pemkot kembali ke kantor yang lama. Pertemuan 2 Juli lalu tidak ada hasilnya, karena saya yang punya lahan maka saya pasang pelang dulu, semua sudah memaklumi bahwa itu ladang Akademi TNI," ucapnya.

Minta Pemkot Magelang Angkat Kaki
Jenderal Bambang juga menyampaikan silakan kembali ke kantor lama, tetapi tidak serta merta hari ini. Ia juga mengatakan pihaknya akan membantu menyiapkan kantor lama.

"Silakan diatur, kita bantu, bisa enam bulan, bisa satu tahun. Monggo kita koordinasi, kita bantu menyiapkan kantor yang lama. Satu-satunya jalan harus ada yang ngalah. Wali kota harus turunkan egosektoralnya bahwa tidak mempunyai hak untuk memiliki aset itu sesuai dengan tertib administrasi barang milik negara," ujarnya. Seperti diberitakan oleh Antara. [add]

Sumber :merdeka.com

1 Response to "Jenderal Bintang 3 TNI Minta Pemkot Magelang Angkat Kaki, Masalahnya Sangat Serius"

  1. ===Agens128 bagi uang Tunai===

    Pakai Pulsa Tanpa Potongan
    Juga Pakai(OVO, Dana, LinkAja, GoPay)
    Support Semua Bank Lokal & Daerah Indonesia
    Game Populer:
    =>>Sabung Ayam S1288, SV388
    =>>Sportsbook,
    =>>Casino Online,
    =>>Togel Online,
    =>>Bola Tangkas
    =>>Slots Games, Tembak Ikan
    Permainan Judi online yang menggunakan uang asli dan mendapatkan uang Tunai
    || Online Membantu 24 Jam
    || 100% Bebas dari BOT
    || Kemudahan Melakukan Transaksi di Bank Besar Suluruh INDONESIA

    WhastApp : 0852-2255-5128
    Agens128Agens128

    ReplyDelete

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

close