Waktu Awal Wabah Covid-19 Banyak Menteri yang Guyon, PKS: Harusnya Presiden Marah Sejak Dulu



Satuindo.com ~ Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mohamad Sohibul Iman bisa memahami suasa kebatinan Presiden Joko Widodo menghadapi pandemik virus corona baru (Covid-19).

Jokowi sapaan akrab Kepala Negara pada Rapat Kabinet pada 18 Juni lalu, memberikan peringatan keras kepada jajaran menteri Kabinet Indonesia Maju yang berkinerja jeblok menagani pandemik.

Peringatan keras bisa berupa melakukan perombakan kabinet atau reshuffle, bahkan tidak segan-segan membubarkan lembaga.

“Sangat bisa dipahami suasana batin pak @jokowi,” kata Sohibul Iman lewat akun Twitter miliknya @msi_sohibuliman, Senin (29/6).

“Jika benar para anggota kabinet belum bahkan tidak memiliki sense of crisis, tentu sangat mengherankan sekaligus memprihatinkan. Sebab rakyat sudah merasakan dan mengalami krisis sejak awal Covid-19,” lanjut dia.

Namun, Sohibul Iman mengungkapkan, marah Jokowi harusnya sudah lama disampaikan, dari awal-awal. Sebelum virus corona merajalela menghantam Indonesia dari segala bidang.

“Jika diingat awal wabah Covid-19 banyak menteri mengguyonkannya, itu tanda-tanda awal ketiadaan sense of crisis mereka. Pak @jokowi mestinya marah dari dulu, bukan sekarang,” tutup dia dengan emoticon wajah sedikit senyum.



Resource : pojoksatu.id

1 Response to "Waktu Awal Wabah Covid-19 Banyak Menteri yang Guyon, PKS: Harusnya Presiden Marah Sejak Dulu"

  1. ===Agens128 Bandar Judi Online===

    Pakai Pulsa Tanpa Potongan
    Juga Pakai(OVO, Dana, LinkAja, GoPay)
    Support Semua Bank Lokal & Daerah Indonesia
    Game Populer:
    =>>Sabung Ayam S1288, SV388
    =>>Sportsbook,
    =>>Casino Online,
    =>>Togel Online,
    =>>Bola Tangkas
    =>>Slots Games, Tembak Ikan
    Permainan Judi online yang menggunakan uang asli dan mendapatkan uang Tunai
    || Online Membantu 24 Jam
    || 100% Bebas dari BOT
    || Kemudahan Melakukan Transaksi di Bank Besar Suluruh INDONESIA

    WhastApp : 0852-2255-5128
    Agens128 Agens128

    ReplyDelete

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

close