Cerita Anies Merinding Saat Cium Botol Berisi Janggut Rasullah, Begini Bentuk Botolnya

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan 

Satuindo.com ~ Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menceriratakan pengalamannya ketika mencium botol bening berisi janggut Nabi Muhammad SAW di Turki.

Dalam kunjungannya pada Jumat (20/4/2018) lalu, Anies bersama Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan menceritakan menyempatkan diri untuk masuk ke ruang kecil di Masjid Ayyub al-Anshari.

Botol tersebut berada di dekat makam sahabat Rasullah SAW, Abu Ayyub Al-Anshari.

Selesai shalat Jumat, kami berjalan masuk ke ruang kecil dekat Makam Abu Ayyub al-Anshari.

Di ruangan itu hanya ada sekitar 20 orang.

Presiden Erdogan berada di tengah dan saya duduk di sampingnya.

Di ruang kecil itu, kami duduk dengan tenang dan khusyuk.

Lalu Presiden Erdogan memulai dengan membaca Surat Yaasiin dan kami ikut membaca.

Setelah itu beberapa orang imam di ruangan melantunkan ayat suci Al-Quran secara bergantian selama hampir satu jam.

Sembari para imam dan qari’ melantukan ayat-ayat suci, seorang imam menunjukkan suatu barang yang dibungkus kain berlapis.

Saya perhatikan ada lebih dari 10 lapis kain berwarna hijau dan putih yang dipakai sebagai pembungkus.

Ternyata yang dibungkus itu adalah sebuah botol kecil yang kacanya amat bening dan di dalamnya terlihat sehelai rambut.

Botol itu kemudian diletakkan di meja kecil depan Presiden Erdogan, persis di samping tempat saya duduk.

Setelah rangkaian pembacaan Al-Quran itu berakhir, seorang Imam memimpin doa yang diamini oleh semua dan dipungkasi dengan Presiden Erdogan melantunkan Al-Fathihah & beberapa ayat pembuka Al-Baqarah sebagai penanda bahwa dzikir selesai.

Presiden Erdogan lalu memegang botol itu dan menciumnya.

anies (Instagram)

Kemudian ia berikan botol itu pada saya.

Saya pun menciumnya.

Semua masih hening, suasananya menggetarkan.

Bulu kuduk terasa berdiri; apapun sebabnya tapi faktanya adalah terasa merinding.

Tahukah apa isinya? Botol yang bening itu menyimpan sehelai rambut dari janggut Rasulullah SAW.

Siang itu, kami berdua yang berkesempatan untuk menciumnya.

Sebuah pengalaman luar biasa.

Itu semua terjadi tanpa direncanakan; Allah Sang Maha Pengatur mentakdirkan semua itu terjadi di sebuah masjid yang dekat dengan sejarah perjuangan, Masjid Eyup Sultan.

Fabiayyi ‘aalaa’i rabbikumaa tukadzdzibaan...

Atas kebaikan Dubes Turki untuk Indonesia, HE Mehmed Kadri Sander Gurbuz, momen tak terlupakan ini beliau abadikan gambarnya, tepat setelah selesai dzikir.

*ABW


Selesai shalat Jumat, kami berjalan masuk ke ruang kecil dekat Makam Abu Ayyub al-Anshari. Di ruangan itu hanya ada sekitar 20 orang. Presiden Erdogan berada di tengah dan saya duduk di sampingnya. . Di ruang kecil itu, kami duduk dengan tenang dan khusyuk. Lalu Presiden Erdogan memulai dengan membaca Surat Yaasiin dan kami ikut membaca. Setelah itu beberapa orang imam di ruangan melantunkan ayat suci Al-Quran secara bergantian selama hampir satu jam. . Sembari para imam dan qari’ melantukan ayat-ayat suci, seorang imam menunjukkan suatu barang yang dibungkus kain berlapis. Saya perhatikan ada lebih dari 10 lapis kain berwarna hijau dan putih yang dipakai sebagai pembungkus. . Ternyata yang dibungkus itu adalah sebuah botol kecil yang kacanya amat bening dan di dalamnya terlihat sehelai rambut. Botol itu kemudian diletakkan di meja kecil depan Presiden Erdogan, persis di samping tempat saya duduk. . Setelah rangkaian pembacaan Al-Quran itu berakhir, seorang Imam memimpin doa yang diamini oleh semua dan dipungkasi dengan Presiden Erdogan melantunkan Al-Fathihah & beberapa ayat pembuka Al-Baqarah sebagai penanda bahwa dzikir selesai. . Presiden Erdogan lalu memegang botol itu dan menciumnya. Kemudian ia berikan botol itu pada saya. Saya pun menciumnya. Semua masih hening, suasananya menggetarkan. Bulu kuduk terasa berdiri; apapun sebabnya tapi faktanya adalah terasa merinding. . Tahukah apa isinya? Botol yang bening itu menyimpan sehelai rambut dari janggut Rasulullah SAW. Siang itu, kami berdua yang berkesempatan untuk menciumnya. . Sebuah pengalaman luar biasa. Itu semua terjadi tanpa direncanakan; Allah Sang Maha Pengatur mentakdirkan semua itu terjadi di sebuah masjid yang dekat dengan sejarah perjuangan, Masjid Eyup Sultan. . Fabiayyi ‘aalaa’i rabbikumaa tukadzdzibaan... . Atas kebaikan Dubes Turki untuk Indonesia, HE Mehmed Kadri Sander Gurbuz, momen tak terlupakan ini beliau abadikan gambarnya, tepat setelah selesai dzikir. . *ABW
Sebuah kiriman dibagikan oleh Anies Baswedan (@aniesbaswedan) pada



Resource : tribunnews.com

1 Response to "Cerita Anies Merinding Saat Cium Botol Berisi Janggut Rasullah, Begini Bentuk Botolnya "

  1. Saya hanya melihat di topkopi janggut rasulullah..
    Kemudian dlm hati saya bersalawat kepada baginda.. ga tau gimana saya menangis ga berhenti sampai saat saya keluar dr tempat itu..

    ReplyDelete

close
Banner iklan disini