Anti Mainstream, Pengantin Ini Diarak Gunakan Mobil PMK

Pernikahan Anggoro dan Novia diarak menggunakan mobil PMK 

Satuindo.com ~ Malang - Suara sirene bersahut-sahutan siang itu di jalanan Kota Malang. Suara itu datang dari empat unit mobil PMK yang sedang melaju. Tunggu, tak ada kebakaran siang itu, tapi kenapa ada empat mobil PMK membunyikan sirene.

Ternyata iring-iringan mobil PMK itu memang tidak sedang dalam rangka menuju lokasi kebakaran. Satu dari empat unit mobil PMK itu sedang membawa pengantin. Ya, hari ini merupakan hari bahagia bagi Anggoro Setyo Pramono (25) dan Novia Nur Eka Saputri (25).

Mereka melangsungkan pernikahan di hari bahagia ini. Mereka sengaja diarak menggunakan mobil PMK karena Anggoro sehari-harinya bertugas sebagai anggota PMK Kota Malang. Tidak hanya sekali, pasangan bahagia ini diarak menggunakan mobil PMK hingga dua kali. Anggoro sendiri tak menyangka akan diberi kejutan spesial oleh rekan kerjanya.

Anggoro merupakan petugas PMK Kota Malang 

Sebelum melakukan prosesi pernikahan di rumah pengantin perempuan di Jalan Karimun Jawa, Sukun, Kota Malang, rombongan bertolak dari Markas PMK Kota Malang di Jalan Bingkil. Kendaraan brandweer itu membawa Anggoro dan Novia melaju lambat mengelilingi sejumlah jalan protokol Kota Malang. Termasuk memutari bundaran tugu yang berada di depan Balai Kota Malang.

Kedua mempelai terlihat bangga. Senyum dan tawa lepas terlihat dari paras wajah mereka. Lambaian tangan mereka tujukan kepada warga dan pengguna jalan. Pengguna jalan pun rela menepikan kendaraannya demi memberi jalan bagai pasangan bahagia ini. Mereka tidak sendiri, melainkan diiringi para petugas PMK. Seluruh petugas PMK Kota Malang turut serta dalam arak-arakan ini. Anggoro dan Novia berada di rombongan terdepan bersama Kepala UPT PMK Kota Malang Jose Belo yang akan mengantarkan Anggoro menuju kursi pelaminan.

Sampai di tujuan, petugas PMK bergegas membentuk barisan untuk melakukan nozelpora atau 'semprotan pora'. Usai prosesi pernikahan, kedua mempelai bersama pager ayu kembali diarak keliling kota. Tradisi tak lazim ini tentu saja mengundang perhatian warga.

"Ini kejutan, saya terima kasih. Karena awalnya tak tahu. Senang dan ndredeg (berdebar-debar)," ucap Anggoro seraya bangga.

Anggoro mengaku tak pernah berpikir untuk menggelar pernikahan yang seperti baru saja dijalaninya. Kejutan ini sangat membuatnya bangga atas kekeluargaan PMK Kota Malang.

"Saya ya tak pernah merencanakan. Tapi ini cukup membuat saya bangga, teman-teman di Damkar solid dan punya rasa kekeluargaan cukup kuat," sebutnya.

Pasangan ini diarak dua kali menggunakan mobil PMK

Sementara bagi Novia, kesenangan juga dirasakan. Karena tak pernah membayangkan menikah dan diarak dengan mobil PMK. Dia pun menyebut sebagai pernikahan luar biasa dan semoga langgeng.

"Tentunya ya senang banget, siapa yang menyangka diarak begini," tutur Novia.

Anggoro dan Novi sendiri mempersiapkan pernikahan ini selama kurang lebih satu bulan. Jalinan kasih mereka di mulai dari pertemanan satu lingkungan kerja. Anggoro bekerja sebagai petugas PMK, sedangkan Novi bekerja di Dinas Pekerjaan Umum Kota Malang. Kantor mereka pun berada di dalam satu kompleks, di Jalan Bingkil.

Kepala UPT Pemadam Kebakaran (PMK) Kota Malang, Jose Belo mengatakan, prosesi ini memang sudah menjadi tradisi unit pelaksana tugas yang dipimpinnya.

"Sama seperti di luar negeri. Kami punya tradisi pada saat pernikahan dan saat ada anggota yang meninggal juga punya tradisi seperti ini," ujarnya.

Tradisi arak-arakan ini baru pertama kali digelar, tujuannya memberi semangat anggotanya ketika nanti menjalankan tugasnya.

"Di sini mungkin baru pertama kali. Walaupun pernah ada, namun sebelumnya tidak pernah diarak. Keluarga yang baru saja menikah ini nantinya akan menjadi keluarga besar Damkar," ungkapnya.

Selamat Anggoro dan Novia, semoga langgeng.


Resource : detik.com

0 Response to "Anti Mainstream, Pengantin Ini Diarak Gunakan Mobil PMK"

Post a Comment

close