Kisah Pilu Rizi, Bocah yang Patah Tulang Belakang Sejak Usia 2,5 Tahun

Salman Al Farizi harus menjalani hidup yang tak biasa. Bocah berumur 4 tahun itu mengalami patah tulang belakang setelah jatuh di depan rumah beberapa tahun silam.


Satuindo.com ~ Pemerintah memang telah memberikan perlindungan kesehatan kepada masyarakat dengan menyediakan Kartu Indonesia Sehat (KIS). Hanya saja program itu sepertinya belum menyentuh semua lapisan. Seorang bocah yang mengalami patah tulang belakang di Banjarmasin hingga kini nasib terlunta-lunt akibat ketiadaan biaya.

Nasib itu dialami Salman Al Farizi. Bocah 4 tahun itu telah lama mengalami sakit yang tak biasa. Di bagian dadanya tampak tonjolan akibat patah tulang punggung yang dia alami saat berusia 1,5 tahun. Tak ada upaya pengobatan karena tak punya biaya.

Rizi, begitu panggilan Salman Al Farizi, tinggal bersama nenek dan ayahnya di Jalan Lingkar Basirih, Gang Flamboyan 3 Ujung, RT 7/RW 1, Banjarmasin Barat. Ketika dijumpai kemarin (19/2), dia sedang beristirahat ditemani neneknya yang bernama Ramlah. "Rizi mau istirahat, habis ikut pulang jualan sama saya," tutur Ramlah.

Sejak kecil, Rizi memang dekat dengan Ramlah. Bapak Rizi bernama Heru Salmani. Pria 30 tahun itu sudah berhenti kerja karena mengidap tuberkulosis. Untuk menutupi kebutuhan hidup sehari-hari, Ramlah berjualan kue dan sayur.

Menurut Ramlah, Rizi lahir dalam kondisi normal. Saat berusia 1,5 tahun, bocah itu terjatuh di teras rumah. Semula tidak ada yang terlihat aneh terhadap Rizi. Namun, setelah usianya 2 tahun, mulai ada tanda-tanda yang kurang bagus. Ada benjolan di bagian tengah dada dan punggung Rizi.

Ramlah kemudian memeriksakan Rizi ke puskesmas terdekat, lalu dirujuk ke rumah sakit karena perlu melihat tubuh bagian dalam. Hasil rontgen ternyata menunjukkan ada tulang yang patah. Awalnya Rizi sempat mendapat perawatan. Tapi, karena terkendala biaya, akhirnya pengobatan terhenti.

Derita yang menimpa Rizi sudah berlangsung lebih dari dua tahun. Ramlah berharap ada uluran tangan dari pemerintah untuk membantu pengobatan.


Resource : jawapos.com

0 Response to "Kisah Pilu Rizi, Bocah yang Patah Tulang Belakang Sejak Usia 2,5 Tahun"

Post a Comment

close